• Breaking News

    Cegah Korupsi Sejak Dini, Jaksa Masuk Sekolah di Banda



    BINAIYANEWS, Banda - Tim cabang Kejaksaan Negeri Ambon di Banda Neira mengunjungi SMA Negeri 3 Negeri Waer Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah. Kamis (14/4/2019). Kegiatan penyuluhan hukum, adalah kegiatan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Untuk memberikan pemahaman hukum sejak dini kepada siswa siswi dari kelas X, XI, dan XII juga para guru setempat.

    Dalam kegiatan Jaksa Masuk sekolah (JSM) dihadiri sekitar 85 orang. Terdiri dari siswa dan siswi dari kelas X,XI dan XII, serta tenaga pendidik dari SMA Negeri 3 Waer. Jaksa Geo Dwi Novrian, SH dan staf Cabjari Ambon di Banda Neira.

    Tampil sebagai narasumber yaitu Kepala Kepala Kejaksaan Cabang Negeri Banda, Rozali Afifudin di dampingi oleh Kepala sekolah SMA Negri 3 Waer, Israru, S.Pd, Ing.

    Kegiatan itu baru pernah dilakukan di Negeri Waer Kecamatan Banda. Hal itu di akui oleh Kepala sekolah SMA Negeri 3 Banda, Israru, S.pd Ing. Dirinya merasa bersyukur sebab sangat bermanfaat bagi generasi muda.

    “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa siswi dan para pengajar pendidik khususnya. Supaya dapat memahami tentang hukum, dan peran kejaksaan di dalam masyarakat dan dalam dunia pendidikan,” ujarnya.


    Dirinya berharap kegiatan perdana itu dapat meningkatkan kerjasama diantara pihak Sekolah dan Kejaksaan.

    “Kegiatan ini baru pernah ada di SMA Negeri 3 Waer. Kita berharap sosialisasi dari Korps Adhyaksa ini dapat meningkatkan kerjasama. Antara pihak sekolah dengan kejaksaan Negri Banda, dalam bidang edukasi hukum,” harapnya.

    Kepala Kejaksaan Cabang Negeri Banda, Rozali Afifudin, SH. MH dalam paparan materi penyuluhan menjelaskan bahwa, kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JSM) merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Republik Indonesia.

    Dilaksanakan dari tingkat pusat. Antara lain Kejaksaan Agung Republik Indonesia, sampai dengan pada tingkat daerah, yakni Kejaksaan Tinggi. Kejaksaan Negeri maupun Cabang Kejaksaan Negeri yang dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun. “Kegiatan itu untuk memberikan pemahaman tentang hukum, dan tupoksi Kejaksaan kepada generasi muda dan tenaga pendidik,” ujarnya.


    Kedatangan tim Korps Adhyaksa itu, untuk memberikan materi tentang penanaman karakter anti korupsi sejak dini. Dengan mengenalkan produk hukum, seperti undang-undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999. Sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TOPIKOR).

    “Kita memperkenalkan peran lembaga Kejaksaan dan tupoksinya di kalangan pelajar. Dengan slogan “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman,” ungkapnya.

    Rajes, sapaan akrabnya sehari-hari mengatakan, tujuan kegiatan itu untuk memberikan pemahaman tentang korupsi dan segala macam perbuatan koruptif. Tidak hanya korupsi secara umum, namun juga perbuatan koruptif yang sering dilakukan oleh pelajar pada umumnya.

    Baca Juga : Kacabjari Banda Gelar Penyuluhan dan Penerangan Hukum Program BINMAKTUM 2019

    “Kita bentuk karakter generasi muda anti korupsi, pada khususnya terciptanya generasi muda Negeri Waer yang sadar hukum dan taat hukum. Dengan begitu diharapkan siswa maupun siswi SMA Negeri 3 Waer nantinya dapat menumbuhkan minat dalam bidang hukum,” harapnya.

    Rajes menambahkan, demi menciptakan generasi muda yang sadar dan taat hukum maka, Cabang Kejaksaan Negeri Ambon di Banda Neira, akan selalu menjadi Garda terdepan. Dan akan selalu ikut mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Contohnya dengan menyelenggarakan program Jaksa Masuk Sekolah (JSM) yang merupakan program bimbingan masyarakat terkait hukum secara rutin dan berkelanjutan. Sebagai perwujudan dalam mendukung program pemerintah, salah satunya dengan merevolusi mental generasi muda melalui kegiatan jaksa masuk sekolah,” tandasnya.

    Usai kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan pembagian suvenir kepada semua para siswa-siswi SMA Negeri 3 Waer.(BN-01)

    2 comments: