Hebat, Hanya Dua Hari Saja, Polisi SBT Tangkap Pelaku Begal di Bula

Hebat, Hanya Dua Hari Saja, Polisi SBT Tangkap Pelaku Begal di Bula

Binaiyanews - Aksi begal dengan merampas tas milik korban di kota Bula Kabupaten SBT belakangan ini membuat resah. Namun hanya membutuhkan waktu Dua hari, sejak kejadian pencurian/begal di dalam kota Bula. Polisi berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan yang berarti.

Setelah melalui pengembangan kasus, dugaan kuat pelaku yang melakukan aksi penjambretan kepada 2 orang perempuan di dua tempat di Kota Bula adalah seorang lelaki muda pengangguran.

"Pelaku yang melakukan tindak pidana pencurian/begal di dua tempat di Kota Bula yaitu SIA (21)," kata Kapolres SBT, AKBP Saminata, SIK kepada wartawan melalui press release, Minggu (3/2/2019).

Pelaku dibekuk oleh Tim Opsnal Polres Kabupaten Seram Bagian Timur, saat dalam perjalanan menuju kota Bula. Pelaku ditangkap di jalan lintas seram, Desa Karai, Sabtu (2/2/2019) sekira pukul 14.00 Wit,

"Dia ditangkap saat sedang naik motor menuju ke Kota Bula, pada saat ditangkap tidak ada perlawanan," ungkap Kapolres.

SIA, lelaki kelahiran 10 Oktober 1997 itu kini mendekam di dalam sel Polres Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Akibat perbuatannya melakukan tindakan perampasan harta dua orang wanita yang bernama Ny.Ni Luh Putu Wartini (46)wiraswasta dan Ny. Siti Hariba Hukun (36) guru SD.

Aksi pelaku menggunakan sepeda motor di jalan raya pada 2 lokasi TKP. Pertama pada Selasa 29 Januari 2019 sekitar pukul 23.00 Wit di depan kedai AA di jalan.A.R.Unawekla, kota Bula. Korbannya adalah Ny. Ny.Ni Luh Putu Wartini (46).

Baca Juga : Rektor STAI Said Perintah Bekali Mahasiswa KKN Angkatan XI

Korban mengendari sepeda motor jenis matic seorang diri dan membawa dompet tas yang berisi 2 buah handphone jenis Oppo dan Asus. Serta uang sebesar Rp.5.000.000. Barang milik korban diletakan pada laci depan sebelah kiri sepeda motornya.

Namun tepat di jalan raya depan kedai AA, tiba-tiba dari arah belakang sebelah kiri, pelaku yang mengendarai sepeda motor matic, dengan jaket hitam bertudung langsung mengambil dompet tas korban langsung tancap gas. Korban berusaha mengejar sampai di SMA. Namun karena merasa sendirian, akhirnya korban kembali kerumahnya. Akibat kejadian itu korban Ny. Ni mengalami kerugian sebesar Rp.13.000.000.

Selanjutnya TKP kedua di jalan lintas seram, 400 meter dari tangki minyak PT Karlez. Korbannya adalah Ny. Siti Hariba Hukun (36) Guru PNS SD 4 Bula.

Kejadian pada kamis 31 Januari 2019 sekira pukul 11.00 Wit. Koran sedang mengendarai sepeda motor dari arah perjalanan PT Cittic, hendak pulang ke arah Kota Bula, menuju rumahnya di Desa fattolo.

Baca Juga : Komisi A DPRD Maluku Sambangi Forum Honorer K2 SBT

Namun tepat di jalan lintas seram, sekitar 400 meter dari tangki minyak Bula Tenggara, pelaku SIA (21) yang menggunakan sepeda motor tiba-tiba muncul dari arah belakang, mendekati korban. Setelah memepet sepeda motor korban, pelaku langsung menarik tas korban yang digantung pada setir motornya.

Hebat, Hanya Dua Hari Saja, Polisi SBT Tangkap Pelaku Begal di Bula
Tempat Kejadian Perkara Begal Motor

Saat itu menurut keterangan korban, sempat terjadi tarik menarik, antara korban dan tersangka. Namun karena kalah fisik dan korban hampir terjatuh, maka korban melepaskan tas tersebut, sambil mengejar tersangka dan berteriak minta tolong dan mengatakan "Jambret Pancuri.”

Korban tetap mengejar pelaku. Jarak antara korban dan pelaku saling sekitar 500 meter. Drama saling kejar berakhir, setelah berada di tikungan kalrez. Korban Ibu guru Siti menghentikan kendaraannya, karena ada mobil yang melintas.

Baca Juga : Korban Begal dan Perampokan di Masohi Akhirnya Meninggal Dunia

Namun pelaku yang mungkin ketakutan atau berpikir nyawa ada jual di toko, tidak menghiraukan keselamatannya. Dia tetap lari memacu laju kendaraannya, meskipun ada mobil yang sedang melintas.

Akhirnya korban dengan rasa sedihnya memutuskan untuk tidak mengejarnya lagi dan melaporkan insiden itu kepada aparat kepolisian. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp 5.000.000.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh pihak Kepolisian diperoleh fakta bahwa, pelaku mengakui perbuatannya, yaitu telah melakukan pencurian/begal sebanyak 2 kali. Juga berdasarkan sejumlah barang bukti (BB) telah dikumpulkan. (BN-01)

Post a Comment

0 Comments