• Breaking News

    Korban Begal dan Perampokan di Masohi Akhirnya Meninggal Dunia

    Korban Begal dan Perampokan di Masohi Akhirnya Meninggal Dunia
    Suasana Saat Pemakaman Korban Begal dan Perampokan  

    Binaiyanews - Andi Sapriani korban begal dan perampasan tas akhirnya meninggal dunia di RSUD Masohi pada hari Senin (28/1/2019) sekira pukul 00.30 Wit.

    Andi Sapriani meninggal dunia akibat cedera di kepala, setelah dirampok begal bermotor di depan SMA Negeri 1 Masohi, seminggu lalu tepatnya, Senin (21/1).

    Nyawa wanita muda tersebut tak tertolong meski telah dirawat di RSUD Masohi. Dia tidak sadarkan diri sejak jatuh dari motor dengan kepala membentur trotoar. Akibat mempertahankan tas miliknya, yang hendak dijambret dua orang begal bermotor. Yang tiba-tiba datang memepet sepeda motor yang dikendarai korban.

    "Kami dari pihak keluarga minta supaya pelaku segera di tangkap. Supaya jangan terulang par orang lain lagi. Tapi cukup di beta pung ade saja jua," desak kakak korban, Andi Safitri kepada wartawan di Masohi usai pemakaman adiknya, di pemakaman muslim Masohi. Senin (28/1/2019).

    Korban meninggalkan 2 anak yang masih kecil, yang pertama berusia 5 tahun, yang kedua, 3 bulan. "Jadi kalau kejadian ini kecelakaan atau meninggal biasa, katong bisa terima. Tapi kasiang ini seperti sudah direncanakan. Katong kalu inga-inga akang hati saki skali," ungkap Andi Safitri.

    Kronologis kejadian itu berawal ketika korban bersama adiknya Andi Sugianto dibegal diatas sepeda motor, usai berbelanja di toko Masohi Manise (MM) dan hendak menuju rumah mereka di kawasan Kampung tengah RT 04 kelurahan Ampera.

    Korban Begal dan Perampokan di Masohi Akhirnya Meninggal Dunia

    Tiba di depan SMAN 1 Masohi, tiba-tiba datang dua orang yang menggunakan menggunakan sebuah motor matic. Setelah memepet kendaraan korban, tanpa bicara tas milik korban ditarik paksa oleh para pelaku. Saat tarik menarik tas itulah, korban jatuh dari atas motor, dengan kepala membentur trotoar jalan dengan luka serius di kepala.

    Baca Juga : 2 Proyek Milik PUPR di Negeri Nolloth Amburadul

    Usai kejadian itu, korban lantas dilarikan ke RSUD Masohi dan dirawat, namun seminggu kemudian, tepatnya tengah malam kemarin, korban meninggal dunia.

    Dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Malteng AKP Syahirul Anam menyatakan, pihaknya tengah memburu pelaku. "Kita masih terus mengejar para pelaku. Saya juga telah berkoordinasi dengan satuan Brimob untuk menyirisir lokasi yang diperkirakan menjadi tempat persembunyian pelaku," tandas Syahirul Anam.

    Baca Juga : Alat Peraga Caleg Malteng Dirusak OTK

    Jenazah almarhumah Andi Sapriani selanjutnya dikebumikan di tempat pemakaman Muslim Masohi, kawasan Negeri Haruru. Ratusan warga dengan puluhan kendaraan bermotor mengantar jenazah almarhumah ke tempat pemakaman. Warga yang mengantar jenazah sambil membawa spanduk bertuliskan “Korban Rampok Begal”. (BN-01)

    No comments