• Breaking News

    Bupati Malteng Larang Mobil Ambulans Dijadikan Sebagai Mobil Pribadi

    Binaiyanews - Bupati Kabupaten Maluku Tengah, Tuasikal Abua menegur keras pegawai Puskesmas dan RSUD Masohi yang menggunakan mobil ambulans untuk kepentingan pribadi.

    Peringatan itu disampaikannya saat penyerahan hibah mobil ambulans dari PT Jasa Raharja (Persero) cabang Maluku, kepada RSUD Masohi di halaman kantor bupati Malteng, Sabtu (8/12/2018).

    Bupati Malteng Larang Mobil Ambulans Dijadikan Sebagai Mobil Pribadi

    Menurutnya, mobil ambulans yang merupakan sarana pendukung pelayanan medis, harus stanby di RSUD dan Puskesmas selama 24 jam. Tidak diperbolehkan dibawa ke rumah atau di gunakan untuk urusan pribadi. Pernyataan itu disampaikan karena bupati melihat sendiri, banyak mobil ambulans yang digunakan tidak sesuai peruntukannya.

    “Ini seng, beta lihat malah mobil ambulans banyak digunakan oleh pegawai-pegawai dinas Kesehatan Maluku Tengah untuk urusan pribadi,” ungkapnya, dan sontak membuat riuh tepuk tangan pegawainya yang hadir di apel pagi itu.

    Dikatakannya perbuatan itu tidak dibenarkan, sebab akan menghambat pelayanan untuk pasien. “Batul ka seng? Ini tidak boleh. Sebenarnya sudah lama mau saya sampaikan. Namun pada kesempatan ini baru saya sampaikan,” terangnya, sambil dijawab secara serempak oleh para PNS yang hadir di saat itu mengatakan,betul apa yang di sampaikan oleh bupati.

    Bupati Malteng Larang Mobil Ambulans Dijadikan Sebagai Mobil Pribadi

    Bupati mengatakan, bila mobil ambulans tidak dipergunakan sesuai dengan kebutuhan maka sebaiknya di kirim saja ke RSUD Tulehu, supaya dapat mengantarkan pasien ke Kota Masohi.

    “Kalau masih saja seperti itu maka sebaiknya kita berikan saja untuk Puskesmas lain yang membutuhkan. Atau kita kasih saja buat RSUD Tulehu supaya bisa melayani pasien atau orang meninggal dunia dari Pulau Ambon ke Masohi,” tegasnya.

    Berita Lainnya : Jasa Raharja Maluku Bantu Mobil Ambulance Untuk Pemda Malteng

    Padahal kata bupati, setiap tahun dalam mata anggaran di Dinas Kesehatan Malteng selalu dianggarkan untuk pembelian ambulans. Namun kenyataannya sangat mengecewakan.

    ”Mohon maaf saya agak keras menyampaikan, tapi setiap tahun selalu saja dalam mata anggaran diminta untuk membeli ambulans, untuk membeli ambulans, untuk membeli ambulans,” kesal bupati sambil mengulang-ulang kata pembelian ambulans sebanyak tiga kali.

    Bupati Malteng Larang Mobil Ambulans Dijadikan Sebagai Mobil Pribadi

    Ditambahkannya fasilitas mobil ambulans yang di berikan oleh PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Maluku akan dicantumkan nomor telefon HP. Supaya dapat dihubungi oleh masyarakat, dan kapan saja untuk melayani mereka yang membutuhkan jasa transportasi kesehatan.

    “Kita akan pasang nomor telefon di badan mobil ambulans ini. Supaya dapat melayani masyarakat seutuhnya. Sebab transportasi kesehatan ini sangat di butuhkan oleh mereka,” tandasnya.(BN-01)

    No comments

    Post Top Ad

    Bottom Ads