2 Proyek Milik PUPR di Negeri Nolloth Amburadul

2 Proyek milik PUPR di Negeri Nolloth Amburadul
2 Proyek milik PUPR di Negeri Nolloth Amburadul 

AMBON - Dua paket proyek di Negeri Nolloth Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) bernilai ratusan juta rupiah, diketahui amburadul. Yaitu, proyek talud sepanjang 180 meter milik Dinas PUPR Provinsi Maluku dan proyek air baku Dinas PUPR Kabupaten Malteng.

Kedua proyek terkesan dikerjakan asal-asalan oleh kontraktor pelaksana. Untuk proyek talud, bukan batu kali yang dipakai tapi batu karang gunung. Selain itu diduga campuran semen juga tidak sesuai bestek.

Penggunaan material yang tidak sesuai kebutuhan pekerjaan ini terungkap sendiri setelah talud diterpa ombak. Yang mana talud sekarang mulai pecah-pecah, bahkan batu karang di bagian dalam talud sudah kelihatan akibat pukulan ombak.

"Bapa sombayang, ini baru ombak biasa-biasa, blom kalo musim ombak. Akan lebih hancur lagi kawan," ujar Tomy (34) warga setempat kepada Binayanews.com, Minggu (30/12/2018).

Mirisnya lagi, proyek talud yang dianggarkan senilai Rp 980 juta ini dikerjakan diatas bekas talud lama. "Jadi kontraktor hanya karja tempel-tempel saja,” kata Tomy.

Sementara proyek sarana air bersih atau air baku masuk bersamaan dengan proyek Talud pantai. Tapi ironis, sarana bak penampung air yang dianggap sudah selesai, tapi tidak pernah terisi oleh air.

Disinyalir, kontraktor pelaksana menggunakan teknik manual untuk sumur bor. Sehingga kedalaman sumur sesuai informasi yang berkembang cuma 30 meter.

Baca Juga : Ramaikan Event Wisata, Dispar Ajak Ekonomi Kreatif Berpartisipasi

"Jangan heran kalo seng dapat air. Katong punya sumur swadaya saja 80 meter baru dapat air. Tapi itu pakai mesin, bukan manual," ungkapnya.

Akibat dua proyek asal-asalan ini, pihaknya meminta instansi yang bersangkutan turun meninjau proyek milik masing-masing. Kemudian dicari solusi terbaik agar manfaat dua proyek ini dapat dirasakan oleh masyarakat.(BN-01)

Post a Comment

0 Comments