• Breaking News

    PEMKAB SBT Launching Produk Inovasi Umbi-umbian

    Binaiyanews.com - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar Launching Produk Solid Produk Unggulan Daerah dan Inovasi Umbi-umbian untuk ketahanan pangan di Kabupaten SBT tahun 2018. Kegiatan di buka oleh Wakil Bupati Kabupaten SBT, Fachri Alkatiri. Senin, (26/11/2018).

    Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat itu bekerjasama dengan Food start Asia pusat penelitian tanaman tropis (CIAT) Indonesia dan international potato center (CIP) Filipina.

    PEMKAB SBT Launching Produk Inovasi Umbi-umbian
    PEMKAB SBT Launching Produk Inovasi Umbi-umbian

    Wabup dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kegiatan itu, sebab dinilainya sebagai sebuah tanggung jawab moral dalam membangun masyarakat di Kabupaten SBT. Sebab itu merupakan visi-misi bupati dan wakil bupati SBT.

    “Ini sejalan dengan visi misi kita, yaitu terwujudnya masyarakat SBT yang sejahtera mandiri dan berdaya saing, berbasis sumber daya lokal. Dengan mengembangkan aktivitas ekonomi lokal berbasis komoditi unggulan dan kelembagaan lokal di daerah pedesaan,” ujarnya.

    Dengan telah diterbitkannya regulasi berupa instruksi Bupati nomor 1 tahun 2018 tentang penggunaan produk lokal minyak goreng minlen di lingkup Pemkab SBT, hal itu menandai telah direvitalisasinya produk - produk soliD menjadi produk unggulan daerah yang berdaya saing. “Penetrasi pasar untuk produk - produk yang telah dipasarkan sangatlah penting untuk keberlanjutan usaha dan kepastian pasar,” katanya.

    Berita LainnyaPAUD/TK AT-Tiin Masohi Gelar Literasi Keluarga dan Pojok Baca

    Untuk itu lanjut Wabup, melalui gagasan proyek perubahan itu, akan diberlakukan pula peraturan bupati untuk mengakomodir produk - produk lokal. Sebagai produk unggulan daerah yang wajib konsumsi dalam setiap kegiatan berskala daerah, maupun dalam kegiatan rapat-rapat dinas teknis lingkup PEMKAB SBT, sebagai bentuk cinta akan produk negeri sendiri.

    “Dengan demikian akan memacu tumbuh kembangnya usaha kecil. Sehingga perputaran ekonomi semakin dirasakan dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

    Pada kegiatan itu akan di perkenalkan inovasi umbi- umbian kementerian IFAD solid melalui produksi Foodstar Asia dibawah koordinasi international potato center ( CIP ) . Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui promosi umbi-umbian, terutama ubi jalar dan ubi kayu kuning yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi.

    Berita LainnyaMahasiswa Asal Kabupaten SBT, Semakin Mudah Urus Izin Penelitian

    “Saya sangat mengapresiasi proyek ini, sebagai sebuah bentuk kepedulian akang pentingnya nutrisi bagi kesehatan. Untuk dapat hidup sehat. Hal ini untuk menjamin terpenuhinya asupan gizi yang cukup kepada masyarakat kita,” tandasnya.(BN-01)

    No comments

    Post Top Ad

    Bottom Ads