• Breaking News

    DPRD Malteng Perjuangkan Nilai Passing Grade dan Honorer CPNS Malteng

    Binaiyanews - Salah satu tahapan penting dalam seleksi CPNS adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Tahapan ini harus dilalui oleh pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Peserta seleksi CPNS 2018 harus melalui tahapan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi.

    DPRD Malteng Perjuangkan Nilai Passing Grade dan Honorer CPNS Malteng
    DPRD Malteng Perjuangkan Nilai Passing Grade dan Honorer CPNS Malteng

    Dalam tes SKD, peserta menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).Untuk kelulusan tes SKD ini menggunakan passing grade. Passing grade atau nilai ambang batas adalah, nilai minimal untuk dapat lolos ke tahap berikutnya. Suatu persentase nilai yang digunakan sebagai acuan untuk meluluskan seseorang. Jadi, peserta harus mendapat nilai di atas passing grade. Passing grade CPNS 2018 ini diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.
    Anggota komisi A DPRD Maluku Tengah, Halimun Saulatu, mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang memperjuangkan nasib para honorer K2 dan jumlah angka passing grade CPNS Kabupaten Maluku Tengah. 

    Baca Juga : Seleksi Penerimaan CPNS SBT 2018 Dimulai

    "Kami minta untuk di tinjau lagi dan di bicarakan dengan Menpan, supaya passing gread untuk Kabupaten Maluku Tengah di turunkan. Karena ini sistem test secara komputer yang masih baru kami rasa masih berat untuk adik-adik peserta tes PNS," ungkap politisi Demokrat Malteng itu, melalui sambungan telefon.

    Halimun mencontohkan test PNS di STPD yang juga menggunakan sistem passing gread, namun ternyata banyak tang tidak lolos, akibat passing gread yang di tetapkan terlalu tinggi. "Apalagi deng yang balong pengalaman, yang masih baru ini, pasti berat lah untuk banyak lolos,"katanya.

    Sementara itu soal nasib Honorer K2 di Kabupaten Maluku tengah yang berjumlah kurang lebih 1.088 orang itu Halimun mengenaskan sikapnya untuk terus berusaha membantu mereka memperjuangkan nasib para honorer yang telah mengabdi berpuluh-puluh tahun lamanya. Pasalnya dalam pengangkatan pegawai honorer itu hanya 2 orang yang di akomodir. Hal itu membuat sisanya hanya gigit jari.

    Baca juga : Wabup Malteng Promosi Pulau Nusalaut di Belanda

    "Selain passing gread, kita minta juga perhatian status honorer di Kabupaten Maluku tengah. Kasihan para honorer pendapatan mereka hanya berdasarkan belas kasih kepala sekolah atau pimpinan SKPD setempat. Makanya kami minta perhatiannya Menpan RI supaya mereka juga bisa di angkat," tandasnya.(BN-01)

    No comments

    Post Top Ad