• Breaking News

    Wakil Bupati SBT Tekankan Data Pemda Harus Berkualitas

    Wakil Bupati SBT Tekankan Data Pemda Harus Berkualitas
    Wakil Bupati SBT Tekankan Data Pemda Harus Berkualitas

    BULA - Implementasi program pembangunan memerlukan basis data yang akurat, berkesinambungan dan tertanggungjawab. Intinya semua perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan mampu menjawab permasalahan masyarakat dan daerah hanya bisa dilaksanakan jika didukung oleh data yang berkualitas.

    Hal itu ditekankan Wakil Bupati SBT Fachri Husni Alkatiry sebelum menutup sambutannya, dalam kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten SBT (7/8) lalu di Resto Siga Fua.

    Menurut Fachry, data yang berkualitas dan bersumber dari pelbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini sejalan dengan Undang-undang No. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional pasal 31. Yang menjelaskan, perencanaan pembangunan didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

    "Namun data tersebut tidak hanya dibutuhkan dalam perencanaan pembangunan, namun juga dimanfaatkan untuk memantau dan mengevaluasi kinerja pelaksanaan pembangunan serta digunakan untuk berbagai riset atau penelitian," paparnya.

    Karenanya, kepada peserta FGD diminta lebih cermat. Bahwa data yang diinput harus sesuai fakta lapangan. Dan diingatkan, agar tiap peserta lebih memahami, pentingnya data yang berkualitas untuk menghindari salah tafsir dan salah analisis sebelum perencanaan program pembangunan dilakukan.

    Berita Terkait Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) :


    Semua pihak yang berkompeten maupun  berkepentingan dengan data juga diingatkan agar lebih intens berkomunikasi dengan BPS selaku penyelenggara statistik di daerah. Sedang kepada pihak BPS,  Fachry mengingatkan agar instansi pusat ini menghasilkan data terpercaya guna mendorong berbagai implementasi pembangunan daerah ini.

    Wakil Bupati SBT Tekankan Data Pemda Harus Berkualitas
    Wakil Bupati SBT Tekankan Data Pemda Harus Berkualitas

    Wakil Bupati SBT ini mengaku data untuk perencanaan pembangunan daerah kini menghadapi berbagai permasalahan. Antara lain data tersebar di instansi sektoral, kualitas data belum terjamin, inkonsistensi data serta adanya perubahan alur data sektoral sejak berlakunya otonomi daerah.

    Sebanyak 35 peserta hadir dalam FGD yang merupakan perwakilan dari 17 OPD di lingkup Setda Kabupaten SBT. Dalam laporannya, pihak  panitia menjelaskan tujuan terselenggaranya FGD dimaksud untuk finalisasi buku data statistik "Kabupaten SBT Dalam Angka Tahun 2018" sebelum dipublikasikan secara luas.(*)

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad