• Breaking News

    Tahun 2019 Bandara Gorom Dikerjakan

    Tahun 2019 Bandara Gorom Dikerjakan
    Tahun 2019 Bandara Gorom Dikerjakan

    BULA - Bandara Gorom dipastikan mulai dikerjakan pada tahun 2019 mendatang. Proyek yang bertujuan untuk mendukung sarana dan prasarana dalam rangka konektivitas transportasi di Kabupaten SBT ini telah lolos studi kelayakan, saat ini tinggal pembuatan masterplan dan tinjauan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

    "Bandara Gorom sudah selesai survei kelayakan tahap III setelah pembebasan lahan. Tinggal masterplan dan Amdal. Kalau dua kolom ini sudah selesai, tahun depan kita clearing atau pembersihan lahan disana," akui Kepala Dinas Perhubungan M Ramly Kilwarany Selasa (7/8).

    Bandara Gorom, ungkap Kilwarany sesuai rencana dibangun sepanjang 900 meter secara bertahap dan multi years. Jika selesai, bukan tidak mungkin dilakukan penambahan kapasitas bandara dan panjang runway atau landasan pacu.

    Dari tiga lokasi hasil veasibility study atau survei kelakannya, akhirnya diputuskan lokasi yang dipilih adalah kawasan Eriland yang berada di atas ketinggian atau bukit. Jika masterplan dan tinjauan Amdal yang didanai APBN Kementerian Perhubungan selesai, pekerjaan pembangunannya sudah bisa dilaksanakan mulai tahun depan.

    "Kita berharap masterplan dan Amdalnya cepat selesai. Karena intinya pembangunan Bandara ini akan sangat berpengaruh bagi perekonomian daerah maupun masyarakat," tandas Kilwarany.

    Diakui, Bandara Gorom akan menjadi sarana konektivitas atau perhubungan  yang akan mendukung pelbagai sarana dan prasarana transportasi yang sudah ada saat ini. Baik di SBT sendiri maupun di kabupaten/kota di Maluku maupun provinsi lain.

    Tahun 2019 Bandara Gorom Dikerjakan

    "Jika sudah ada bandara di Gorom, bisa penerbangan langsung dari Ambon via Bandara Kufar, sehingga bandara-bandara yang ada itu bisa terkoneksi dengan sendirinya," ujar dia.

    Dijelaskan, secara umum ketersediaan sarana dan prasarana transportasi di kabupaten SBT semakin baik dari tahun ke tahun. Terutama moda transportasi laut, tiap tahun pemerintah pusat menyediakan kapal-kapal perintis juga kapal penyeberangan fery.

    Berita Terkait Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) :


    Sebut saja yang terbaru, adalah adaya kapal perintis yang beroperasi pada dua trayek Ambon-Bemo-Kilmury dan Geser-Gorom-Teor-Fak Fak. "Bantuan kapal itu tiap tahun ada. Biar masih dibilang kurang, tapi khan ada penambahan. Misalnya kapal-kapal perintis yang sekali jalan dalam dua minggu itu. Yang pertama Ambon-Bemo-Kilmury, yang kedua Geser-Gorom-Teor-Fak Fak," katanya.(*)

    No comments

    Post Top Ad