• Breaking News

    Rumaratu Tepis Kualitas Pendidikan SBT Rendah

    Binaiyanews.com - Pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dipastikan berjalan baik, kendala hanya pada jumlah guru sertifikasi yang masih kurang. Dari sisi kualitas, beberapa sekolah bahkan disiapkan menjadi sekolah rujukan oleh Kemendiknas.

    "Bahasa kualitas pendidikan rendah itu saya bantah. Mereka ukur pakai indikator darimana. Sementara kita punya sekolah rujukan SD Inpres Fatolo, satu dari tiga sekolah rujukan, ada di SBT," ujar Kadis Pendidikan Achmad Rumaratu (16/8) lalu.

    Rumaratu Tepis Kualitas Pendidikan SBT Rendah
    Rumaratu Tepis Kualitas Pendidikan SBT Rendah  

    Dijelaskan, sekolah rujukan berbasis manajemen sekolah di bawah binaan langsung Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Sesuai rencana, SMP Negeri 1 Bula juga akan menyusul SD Inpres Fatolo untuk direkomendasikan ke Kemendiknas sebagai sekolah rujukan.

    Di samping kualitas sekolah diperbaiki, menurut Rumaratu dunia pendidikan di SBT terus berupaya menyesuaikan diri dengan standar pendidikan nasional. Sebanyak 100 guru sudah diprogramkan untuk studi strata 1 di Universitas Pattimura Ambon.

    "Bupati dan Wakil Bupati sudah mengambil kebijakan, secara bertahap ini akan dilakukan selama tiga tahun ke depan," ungkap Rumaratu. Tahun ini 100 orang ikut pendidikan S1," ungkap Rumaratu.

    Lebih lanjut, Kadis Pendidikan meminta peran serta orang tua dalam mengawal proses belajar mengajar siswa. Menurut dia, dorongan pertama harus datang dari orangtua wali murid, karena waktu delapan jam proses belajar mengajar terlalu singkat bagi seorang pelajar.

    Baca Juga : BPD Harus Diberi Ruang Terkait Dana Desa

    "Konkritnya, ketika mereka pulang sekolah, orang tua perlu tanyakan tadi belajar apa di sekolah, mengerti pelajaran atau tidak dan sebagainya. Intinya, diperlukan komunikasi yang intens antara kita, orang tua, guru dan siswa sendiri itu baru bisa," jelas Rumaratu.

    Ditambahkan, seperti apa profil dunia pendidikan di Kabupaten SBT sudah dipetakan dengan baik. Yaitu Daftar Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dapodik). Daftar ini berisi data terkait pelbagai persoalan pendidikan di daerah ini. Sehingga Dapodik juga berfungsi sebagai buku kontrol, seperti apa profil pendidikan yang ada.

    Baca Juga : HUT RI Bawa Spirit Baru Untuk SBT

    "Kita punya Dapodik untuk kontrol. Tinggal eksekusi saja dari pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Maka kendala yang ada di daerah yang kekurangan guru bisa teratasi, seperti Teor, Kilmury, sebagian Gorom dan Manowoko," paparnya.(*)

    No comments

    Post Top Ad