Header Ads

  • Breaking News

    Peluang Usaha, Fak-Fak Minta Sapi Ratusan Ekor

    Peluang Usaha, Fak-Fak Minta Sapi Ratusan Ekor
    SEKDA Kabupaten SBT - Syarif Makmur

    Binaiyanews.com - Pemda Kabupaten SBT dalam waktu dekat akan melakukan kerjasama dengan Pemda Kabupaten Fak Fak Provinsi Papua. Setelah nota kesepahaman kelar, dilanjutkan dengan MoU antara Bupati SBT dan Bupati Fak Fak terkait pasokan 300 ekor sapi per bulan dari SBT.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten SBT Syarif Makmur menandaskan, peluang yang telah terbuka ini harus ditindaklanjuti. Bukan saja oleh Pemda tapi juga para calon pengusaha lokal, untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

    Pasokan sapi 300 ekor per bulan ke Fak Fak relatif tidak sulit dipenuhi oleh SBT. Apalagi didukung oleh mereka yang berminat terjun ke dunia usaha.

    Cukup dengan modal Rp 4-5 juta per ekor, sapi yang telah dibeli plus ongkos transportasi dari lokasi pembelian, tinggal disiapkan untuk penggemukan, sebelum dikirim ke Fak Fak. Di Fak Fak sapi-sapi tersebut akan dibeli dengan harga Rp 15 - 20 juta

    "Tinggal kita periksa di pelabuhan Sesar, sapinya layak apa enggak. Bukan saja sapi, sayur, rica, sampai pasir dan batu-batu, Fak Fak siap beli dari kita. Tinggal kita mau bergerak saja," ujar Syarif di sela-sela pelatihan pengusaha muda di Resto Sigafua, jalan protokol Bula, Rabu (1/8).

    Di hadapan 40-an calon pengusaha muda, Syarif Makmur menceriterakan kisah hidupnya jauh sebelum menjadi pejabat. Diwarnai oleh pergulatan hidup yang sulit, sehingga dirinya mencari jalan keluar dengan usaha halal. Dari menjual kue dan gorengan hingga jam tangan kiloan, sekalipun telah menjadi pegawai golongan II A.

    Berita Terkait :
    Kepala Balai Diklat Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku Lucky Nanlohy, pada kesempatan itu menyatakan, Pemprov Maluku berkepentingan terhadap pengusaha-pengusaha lokal di SBT. Sebab pengusaha lokal yang mandiri merupakan pilar ekonomi daerah, yang berimbas positif bagi kesejahteraan masyarakat daerah ini.

    "Teman-teman calon pengusaha harus bisa baca peluang bisnis ini. Modal itu nomor urut 15 tapi modal utama adalah semangat, ketekunan dan kejujuran dalam berusaha, seperti yang dikatakan oleh Pak Sekda SBT itu betul," kata Lucky.

    Menurut Lucky, Pemprov Maluku melalui Balai Diklat Dinas Koperasi dan UMKM, siap mendampingi calon pengusaha maupun pelaku koperasi yang mau mendapatkan wawasan kewirausahaan. "Kita tangan terbuka, intinya Balai Diklat siap mendorong dan mengawal teman-teman, kapan pun diminta kita siap datang untuk melakukan pelatihan," aku Lucky.(*)

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad