• Breaking News

    Ketua DPRD Malteng, Minta Guru Tidak di Mutasi Jelang Pileg

    Ketua DPRD Malteng, Minta Guru Tidak di Mutasi Jelang Pileg
    Ketua DPRD Malteng, Minta Guru Tidak di Mutasi Jelang Pileg

    BinaiyaNews - Wacana pemindahan atau Mutasi para guru bila tidak mendukung oknum Caleg 2019 di Kabupaten Malteng belakangan ini menjadi sorotan DPRD Kabupaten Malteng.

    Hal itu diungkapkan ketua DPRD Kabupaten Malteng, Ibrahim Ruhunusa saat melakukan rapat dengan pihak Pemkab Malteng yang di hadiri oleh sejumlah anggota DPRD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD), BKP SDM, Dinas Kesehatan, DPMNPPA, serta seluruh kepala kecamatan se-Kabupaten Malteng, di kantor DPRD Malteng, Selasa (7/8/2018).

    Berita Terkait :


    Ibrahim mengatakan DPRD ada untuk mengawal dan menyampaikan aspirasi rakyat. Olehnya itu dirinya minta supaya tidak boleh ada mutasi guru sampai dengan waktu pemilihan legislatif (PILEG) 2019 nanti. "Tidak akan ada mutasi guru sampai 17 April 2019," tegas ibrahim.

    Dirinya minta supaya dinamika demokrasi jangan di ciderai dengan intimidasi kepada para guru, dengan ancaman akan dipindahkan bila tidak mendukung kandidat Caleg." Saya punya bukti, dan 3 orang guru yang di ancam itu siap hadir hari ini di dalam forum ini untuk memberikan keterangan," kata Ibrahim.

    Ruhunussa tidak mau ada intervensi guru. Dirinya berharap proses pelantikan kepala sekolah dalam waktu dekat ini bebas dari intervensi politik. Dirinya khawatir jangan sampai pecah kongsi antara DPRD dan PEMDA Malteng usai Pileg, akibat intervensi orang-orang yang memiliki kekuasaan di Kabupaten Maluku Tengah. "Kita menjaga dinamika PILEG nanti, tidak boleh mencederai proses demokrasi. Jangan ada politisasi profesi guru," harapanya.(*)

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad