• Breaking News

    Diklat PIM Untuk Siapkan Mentalitas Disiplin

    Binaiyanews - Diklat Kepemimpinan atau PIM merupakan hal rutin yang wajib dilalui oleh ASN di lingkup pemerintahan daerah. Tujuannya, selain untuk memenuhi aspek normatif, terlebih utama demi mempersiapkan jiwa kepemimpinan pada diri seorang pejabat negara di daerah.

    Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan PSDM Kabupaten SBT Asri Keliora
    Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan PSDM Kabupaten SBT Asri Keliora
    "Ibarat pengendara motor dia ambil PIM ini sebagai SIM untuk dikantongi. Tapi seseorang miliki SIM belum tentu dia harus kendarai kendaraan. Tapi dengan mental disiplin yang pas-pasan apa mereka mau dipake? khan tidak makanya, perlu ada diklat kepemimpinan," ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan PSDM Kabupaten SBT Asri Keliora, di ruang kerjanya, Kamis (23/8).

    Baca Juga : Bupati SBT : Pengisian Jabatan, Tunggu BKD dan Baperjakat

    Dijelaskan Keliora, tahun ini secara berjenjang sejumlah ASN di lingkup Pemda Kabupaten SBT mengikuti diklat PIM di Ambon, tepatnya di Balai Diklat Provinsi Maluku, Wailela. Terdapat tiga diklat Pim untuk ASN Pemda SBT yang sudah dilaksanakan maupun yang sementara berlangsung. "PIM 2 sementara berlanjut di Ambon. Kalau PIM 4 sudah selesai, PIM 3 masih tahapan pengumpulan data, PIM 2 sudah mulai kemarin-kemarin," terang Keliora.

    Diklat PIM Untuk Siapkan Mentalitas Disiplin
    Diklat PIM Untuk Siapkan Mentalitas Disiplin
    Dijelaskan, diklat PIM merupakan sarana penjenjangan karier ASN atau proses Eselonisasi di birokrasi Pemda. Sebut saja Diklat PIM 4 ditujukan untuk ASN belum memiliki jabatan birokrasi, dan akan dipromosikan namun perlu mendapatkan pembekalan. "Pembekalan terhadap beberapa aspek, seperti pemerintahan, kepemimpinan dan umum. Hal ini sama untuk PIM 3 dan PIM 2. Atau secara berjenjang PIM 4 naik ke PIM 3, lalu PIM 3 naik ke PIM 2," rincinya.

    Baca Juga : Bina Kambtibmas Kesbangpol SBT Terkendala Anggaran

    Diungkapkan, semula pihak BKD-PSDM mengusulkan ASN yang mengikuti PIM 4 sebanyak 30 orang, PIM 3 sebanyak 50 orang dan PIM 2 sebanyak 15 orang. Tapi anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan tersebut terbatas, pesertanya dikurangi. "Jadinya PIM 4 sebanyak 20 orang, PIM 3 hanya 15 orang sementara PIM 2 hanya 3 orang," akui Keliora.(*)

    No comments

    Post Top Ad