• Breaking News

    Disdukcapil : Pemda Harus Siapkan Infrastruktur Data

    Binaiyanews.com, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBT), Bula - Kerap diangggap instansi pelengkap Pemda, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten SBT ingin mengubah mindset. Inovasi digenjot. Mulai pelayanan tanpa dipungut biaya hingga jemput bola melakukan perekaman KTP-elektronik (KTP-el) di kecamatan-kecamatan.

    Bahkan guna memastikan, pelayanan publik lancar tanpa hambatan dengan antrean masyarakat pada dinas yang dipimpinnya Kepala Disdukcapil SBT menggunakan CCTV yang terhubung dengan handphone android. Untuk memonitor aktifitas seluruh staf, meski dirinya sedang tugas di luar daerah.

    DISDUK CAPIL SBT
    DISDUK CAPIL SBT

    Bukan Sidik Rumalowak namanya, jika tak bisa menghadirkan pelayanan prima pada dinas yang dipimpinnya. Mantan Ketua KPU SBT ini, menyatakan data kependudukan harus menjadi basis data bagi seluruh implementasi program pembangunan pada dinas manapun.

    Menurutnya, data penduduk dibutuhkan bukan hanya ketika orang mau memasuki momen-momen politik. Namun data penduduk dibutuhkan di berbagai sektor pembangunan. Bahkan untuk menggambarkan tingkat perekonomian daerah. Ketika masyarakat akan menabung di bank, maupun mengurus pinjaman kredit dia perlu KTP-el maupun surat keterangan terkait lainnya untuk tujuan usaha ekonomi.

    "Kami sarankan agar pemda berkiblat pada infrastruktur data dulu. Kalau tidak, berapa sih jumlah petani, nelayan, usaha kecil? mereka ada dimana, kita bisa pakai data capil," tegas Rumalowak, ditemui di kantor Disdukcapil SBT, Senin (16/7).

    Disdukcapil SBT telah lakukan berbagai implementasi menuju pelayanan publik yang prima. Sesuai Standar operation procedure (SOP) baik nasional atau daerah. Terutama, jelang maupun pasca Pilgub Maluku lalu. 

    Baca JugaPimpinan OPD, Jangan Tertutup Dari Media

    Kesungguhan Disdukcapil SBT untuk menyiapkan data penduduk dengan digunakannya tenaga honorer hingga staf yang tidak dibayar lembur. Menyebabkan, masyarakat berbondong-bondong datang untuk mengurus dokumen.

    DISDUK CAPIL SBT
    DISDUK CAPIL SBT

    Bukan saja Pilkada, jelang pemilihan anggota legislatif (Pileg), hal yang sama juga terjadi. Banyak bakal calon legislatif, hendak maju bertarung sebagai Baleg DPRD Kabupaten SBT maupun Provinsi Maluku. Tapi domisili mereka Kota Ambon bahkan Jakarta. Akibatnya, mereka harus berurusan dengan Disdukcapil SBT, guna melengkapi dokumen, terutama KTP-el."Tamu kami membludak. Harapannya, momen Pilgub sampai Pileg ini jadi pintu masuk bagi masyarakat lebih sering ke kantor Disdukcapil," tandasnya. (**)

    No comments

    Post Top Ad