• Breaking News

    Tahun Politik Umat Beragama Diminta Bersatu

    Binaiyanews, Masohi - Dalam rangka menjaga, memelihara, dan meningkatkan kerukukan hidup antar umat beragama. Dan untuk mengantisipasi meluasnya disharmonisasi di tengah masyarakat, Kantor Kementerian Agama (KEMENAG) Kabupaten Maluku Tengah menggelar silaturahmi pimpinan daerah, Lembaga Keagamaan, Tokoh Agama, Masyarakat dan Pemuda di gedung Mae Oku Masohi, Rabu (18/4/18).

    Umat Beragama di Minta Bersatu di Tahun Politik
    Umat Beragama di Minta Bersatu di Tahun Politik

    Kegiatan dihadiri juga oleh Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) diantaranya Asisten II Setda Malteng, Bahrum Kalauw, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Masohi, Haris Tewa, Kapolres Malteng, AKBP Raja Arthur.L.Simamora, Kejaksaan Negeri Malteng yang di wakili oleh Kasi intel, Afrizal Tuasikal, Kasdim Kodim 1502/Masohi Mayor Inf. Adhi Eka jaya Saputra. Peserta yang hadir adalah Kepala Urusan Agama (KUA) Kepala MI, MTs dan MA seluruh Kecamatan di Kabupaten Malteng, Ketua MUI, PAROKI dan Klasis,PHDI dan Walubi.

    Baca Juga : Ini 24 Calon Anggota DPD Asal Maluku 2019 - 2024 - BAILEO Janji Pindahkan Ibukota Provinsi ke Pulau Seram - Tim BAILEO Pastikan Unggul di Kabupaten Maluku Tengah

    Kepala Kantor Kemenag Malteng, Japri Kabalmai yang juga adalah ketua panitia pada kegiatan itu, dalam sambutannya melaporkan bahwa, tujuan kegiatan yang dimaksud adalah untuk menjalin silaturahmi dengan semua elemen di dalam lapisan masyarakat. Baik itu Pemda, TNI/POLRI di Kabupaten Malteng. "Kiat pelihara kerukunan antar umat beragama. Menjaga toleransi dan menjalin persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya.

    Kabalmai menghimbau kepada umat beragama yang berbeda keyakinan ini agar bisa rukun dan hidup saling berdampingan."Kerukunan beragama harus terus dijaga, karena kerukunan bersifat dinamis. Apalagi, bangsa kita sangat plural," harapnya.

    Sementara itu Kakanwil Provinsi Maluku Faisal Musaad dalam sambutannya berhadap semoga forum silaturahmi yang strategis itu dapat menghubungkan yang terputus, saling memahami satu dan yang lain khususnya di Kabupaten Malteng.

    Sambuatan Kakanwil Provinsi Maluku Faisal Musaad

    "Saya mengapresiasi kegiatan silaturahmi ini, sebab hubungan semua stakeholder semakin baik. Sebelumnya mita juga telah melakukan kegiatan SALAM (Silaturahmi Lembaga Agama) kegiatan tersebut tujuannya untuk mencari duta duta Keagamaan," ujarnya.

    "Kita wajib membangun kerukunan antar umat beragama. Kita boleh berbeda, tapi bicara Negara maka Perbedaan harus menjadi perekat," tegasnya.

    Dikatakannya Agama harus sebagai pemersatu. Nilai agama mempersatukan umat. Serta wajib mengembalikan fungsi agama sebagai pemersatu. Apalagi saat ini bangsa Indonesia sedang berada di tahun politik.

    Baca JugaKemenag Malteng Isi Ramadhan Dengan Kultum dan Tadarus

    "Tidak boleh ada lagi simbol agama yg di giring ke arah politik. Di tahun politik ini jangan terjebak dengan politik Agama. Semua harus menjadi duta-duta perdamaian, memanusiakan manusia. Tidak boleh menjadikan rumah ibadah untuk urusan politik," tegasnya.

    "Sebagai ASN saya minta supaya menjaga netralitas, jaga suasana kondusif, jangan provokasi, melek media sosial. Jangan jadi provokator pembawa berita hoax, melangkahlah pesan perdamaian," pesannya.

    "Kita kembangkan perdamaian, itu tageline kita dengan menjaga jihad informasi dan lestarikan kearifan lokal," serunya.

    "Para leluhur telah menanamkan revolusi mental dengan saling gotong royong, menjaga nilai toleransi umat beragama saling bantu membuat mesjid dan gereja. Persatuan telah diturunkan oleh nenek moyang kita tidak akan terkikis oleh zaman,"tandasnya.(SH)

    No comments

    Post Top Ad